- Buku tamu
- Kamus multi
- Tentang situs
- Tentang kelud
- Shorten Url
- Download
- Profile Mau uang mengucur
dari internet?..Buruan daftar...
Lumayan buat tambah penghasilan..
Buruan daftar sekarang juga..

Situs ini di biayai oleh
Adsense Indonesia,mygama
SITI,situs ini bertujuan
untuk mempermudah mencari
kabar berita dan
aktifitas terbaru Gunung Kelud
Gunung kelud (sering disalahtuliskan menjadi Kelut yang berarti "sapu" dalam bahasa Jawa; dalam bahasa Belanda disebut Klut, Cloot, Kloet, atau Kloete) adalah sebuah gunung berapi di Provinsi Jawa Timur ...read more
Posted in Won9keluD WaP by Admin on Senin, 22 Desember 2014
Posted in Won9kelud Wap by Admin on Minggu, 21 Desember 2014
Won9kelud waP,BLITAR -
Warga yang tinggal di sekitar
aliran sungai lereng Gunung
Kelud, harus waspada.
Sebab, dalam sehari saja, Senin
(22/14) siang, terjadi letupan
sekunder sebanyak enam kali.
Bahkan, itu berpotensi terus
terjadi karena letupan
pertama terjadi pukul 11.00
WIB atau
bersamaan turun hujan.
"Penyebabnya, karena habis
panas, terus hujan deras.
Karena
Gunung Kelud itu statusnya
gunung berapi, maka tiap habis
hujan deras, bisa dipastikan
terjadi letupan sekunder. Yang
perlu diwaspadai, tiap terjadi
letupan sekunder, biasanya
disertai atau berpotensi
munculnya lahar dingin," kata
Ir Heru Irawan, Kepala Badan
Penanggulangan Bencana
Daerah (BPBD) Pemkab Blitar,
Senin (22/12/2014).
Karena itu, Heru menghimbai
pada masyarakat, terutama
yang tinggal di empat
kecamatan, agar waspada
terhadap munculnya lahar
dingin.
Di antaranya, Kecamatan
Nglegok, Kecamatan
Gandungsari, Kecamatan Garum,
dan Kecamatan Ponggok. Sebab,
empat kecamatan itu dilalui
kali lahar.
"Walaupun, itu hanya letupan
sekunder namun jangan
dianggap remeh. Yang
berbahaya itu, munculnya
lahar dingin dengan membawa
tumpukan material. Sebab, di
puncak gunung Kelud itu masih
banyak tumpukan material
sehabis meletus beberapa
bulan lalu," paparnya.
Ditambahkan Heru, munculnya
letupan sekunder itu sudah
terjadi beberapa hari ini atau
semenjak musim penghujan.
Terutama, habis hujan deras.
Itu karena material panas,
yang ada dalam kawah Gunung
Kelud itu meleleh sehabis
terkena air hujan. Akibatnya,
terjadi letupan sekunder.
"Anggota selalu mengecek ke
lapangan setiap satu jam.
Minimal berkoordinasi dengan
perangkat desa, yang desanya
dilalui lahar dingin. Namun,
hingga kini belum muncul
lahar dingin," paparnya .(fiq)
Pasang Won9keluD WaP di android anda,agar kemudahan mendapat kan berita tentang aktifitas sekitar gunung Kelud di genggaman..
" - pasang sekarang gratis.