- Buku tamu
- Download Youtube GRATIS
- Tentang situs
- Tentang kelud
- Shorten Url
- Download
- Profile Mau uang mengucur
dari internet?..Buruan daftar...
Lumayan buat tambah penghasilan..
Buruan daftar sekarang juga..

Situs ini di biayai oleh
Adsense Indonesia,mygama
SITI,situs ini bertujuan
untuk mempermudah mencari
kabar berita dan
aktifitas terbaru Gunung Kelud
Gunung kelud (sering disalahtuliskan menjadi Kelut yang berarti "sapu" dalam bahasa Jawa; dalam bahasa Belanda disebut Klut, Cloot, Kloet, atau Kloete) adalah sebuah gunung berapi di Provinsi Jawa Timur ...read more
Posted in Won9keluD WaP by Admin on , 20 November 2012
Posted in Won9kelud Wap by Admin on 20 Maret 2015
Won9keluD - Blitar, Akibat
menyepelekan Gunung Kelud,
sedikitnya 10 truk pencari pasir
hanyut terseret lahar dingin.
Sebelumnya Pusat Vulkanologi dan
Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG)
sudah memperingatkan bahaya lahar
dingin di musim hujan.
Badan Penanggulangan Bencana
Daerah Kabupaten Blitar
menyampaikan insiden hanyutnya 10
unit truk penambang pasir ini terjadi
di aliran Kali Bladak dan Kali Semut di
Kecamatan Nglegok dan Kecamatan
Gandusari, Kabupaten Blitar.
Sepuluh truk itu hanyur terseret aliran
lahar dingin dari puncak Gunung Kelud
saat tengah mencari pasir, Jumat sore,
8 Januari 2016. “Untungnya tidak
ada korban jiwa,” kata Kepala BPBD
Blitar Heru Irawan, Sabtu 9 Januari
2016.
Meski telah mendapat peringatan dari
pemerintah daerah melalui saluran
radio komunitas perihal ancaman lahar
dingin ini, puluhan penambang nekat
mencari pasir di sungai ini. Bahkan
mereka turut memasukkan truk-truk
pengangkut pasir ke tengah sungai
yang dipenuhi pasir dan batuan besar.
Celakanya, para penambang pasir ini
tak menyadari terjadinya hujan lebat
di kawasan Puncak Gunung Kelud sore
kemarin. Akibatnya hujan tersebut
meruntuhkan material sisa letusan dan
menerebas seluruh badan sungai yang
menjadi aliran lahar.
Besarnya air
sungai yang membawa batuan, pasir,
dan potongan kayu seketika
menerjang para penambang pasir dalam
banjir bandang.
Tercatat 10 unit truk milik para
penambang hanyut terbawa aliran air
dengan kondisi rusak karena dihantam
pasir dan batuan.
“Para penambang
berlarian keluar sungai,” kata Heru.
Dia mengatakan jauh-jauh hari
pemerintah telah memberikan
peringatan kepada para penambang
untuk menghentikan aktivitas di
aliran lahar.
Mereka juga diminta terus
memantau radio yang menyiarkan
kondisi puncak Kelud jika sewaktu-
waktu turun hujan. Namun
melimpahnya sisa letusan yang turun
dari Gunung Kelud justru memicu
keinginan para penambang untuk
mengais keuntungan.
Hingga siang ini proses evakuasi
terhadap truk-truk terus dilakukan
oleh pemilik kendaraan dengan
dibantu petugas BPBD. Lokasi sungai
yang curam menyulitkan mendatangkan
kendaraan berat hingga memaksa
dilakukan evakuasi manual dengan
cara mengeruk pasir yang menimbun
kendaraan.
Meski telah menimbulkan kecelakaan,
namun pemerintah daerah tak bisa
menutup lokasi itu dari aktivitas
penambang. Pelarangan ini menjadi
wewenang aparat kepolisian yang
memiliki tugas menyelamatkan warga.
Kepala Pos Pemantauan Gunung
Kelud
di Desa Sugihwaras, Kecamatan
Ngancar, Kabupaten Kediri Khoirul
Huda menegaskan masyarakat sudah
diminta meninggalkan kawasan aliran
sungai saat hujan deras terjadi.
Bahkan setiap kali hujan turun di
kawasan puncak dirinya selalu
menghubungi perangkat desa di
daerah aliran sungai.
“Kalau mereka membandel itu
resiko,”kata Khoirul.
Dia menjelaskan jumlah sisa letusan
yang saat ini berada di puncak masih
cukup banyak, terdiri dari butiran
pasir hingga batuan sebesar gajah.
Material ini bisa turun terbawa air jika
terjadi hujan lebat yang
mempengaruhi posisi kestabilan
mereka.
Pasang Won9keluD WaP di android anda,agar kemudahan mendapat kan berita tentang aktifitas sekitar gunung Kelud di genggaman..
" - pasang sekarang gratis.